Label rajut dengan komunitas di baliknya.
Kami merancang, mereka merajut, kami membeli.
Kami merancang
Menentukan proporsi tas, pola tusukan benang, serta standar furing dan kancing sebelum masuk produksi.
Mereka merajut
Para perajut mengerjakan satu tas utuh di rumah masing-masing sesuai ritme waktu keluarga.
Kami membeli
Dibayar penuh saat serah terima karya tanpa menunggu tas terjual ke tangan pembeli akhir.
Kami menjual
Memotret hasil akhir, memberi nomor seri hang-tag resmi, dan mengunggahnya ke etalase Shopee.
Yang berubah putaran ini
Kami menaikkan kompensasi dasar perajut sebesar 25% dan mewajibkan lapisan furing katun tebal pada seluruh siluet tote agar tas tidak melar saat membawa buku.
Kami juga membatasi kuota produksi maksimal 8 tas per season per perajut agar kualitas jahitan tangan tetap terjaga santai tanpa kelelahan.
Yang harus kami tanggung
Karena kami membeli karya di awal tunai, kami menanggung 100% risiko perputaran modal inventori jika tas tersebut lambat terjual di etalase toko.
Keputusan ini kami pilih secara sadar agar para ibu di komunitas merasa aman memiliki penghasilan yang pasti setiap kali menyerahkan karya rajutnya.
“Bersaing soal harga melawan tas pabrik adalah pertarungan yang kalah. Bersaing soal makna adalah pertarungan yang menang.”
Tiga hal yang tidak bisa diklaim tas pabrik.
No. 1 dari 1
Setiap karya memiliki kode nomor unik dan tidak pernah diproduksi ulang secara massal. Begitu berpindah tangan, arsipnya ditutup sebagai karya pensiun.
Maker yang punya nama
Bukan produk anonim tanpa asal-usul. Di setiap tas tertera nama perajut yang mengerjakannya, lengkap dengan catatan tangan kecil di dalam kantong kemasan.
Dibuat komunitas
Lahir dari lingkaran belajar mandiri perempuan di sekitar kita. Nilai uang yang Anda bayarkan langsung kembali menghidupi roda ekonomi keluarga mereka.
Tiga season, apa adanya.
Yang berjalan
- •8 maker perajut aktif merajut secara teratur dari rumah dengan penghasilan tunai serah terima.
- •Standar furing katun dan perangkat keras tembaga antik berhasil diterapkan di 100% karya baru.
- •Sesi workshop meja bundar pemula selalu terisi penuh dalam 48 jam pengumuman jadwal.
Yang belum
- •Kami belum memiliki ruang workshop permanen sendiri dan masih meminjam area meja kafe mitra.
- •Pasokan benang katun warna terracotta masih sering terlambat datang dari pemintal lokal.
- •Belum ada saluran penjualan offline tetap di luar pemesanan digital di Shopee dan kurasi hampers.